Tentang Kolesterol

KOLESTEROL


Apa itu Kolesterol Tinggi?

Kolesterol adalah lemak atau jenis lemak. Ini membantu tubuh melakukan banyak fungsi normal. Kolesterol dibuat di hati dan membawa lemak ke dalam aliran darah. Di dalam tubuh, kolesterol membentuk zat kimia protein lemak yang disebut lipoprotein. Lipoprotein dikelompokkan sebagai low-density lipoprotein (VLDL), low-density lipoprotein (LDLs), yang juga dikenal sebagai "kolesterol jahat," dan high-density lipoprotein (HDLs). HDL, "kolesterol baik," membantu menghilangkan lipid dari aliran darah, tingkat HDL yang lebih tinggi lebih baik. VLDL dan LDL bisa menyumbat arteri. Kadar kolesterol tinggi, LDL, dan trigliserida (zat lemak) meningkatkan risiko pengerasan arteri (aterosklerosis) dan penyakit jantung.

Apa Penyebab dan Gejala Kolesterol Tinggi?

Penyebab hiperlipidemia termasuk riwayat keluarga, diet tinggi lemak, kelebihan berat badan, penyakit tertentu termasuk diabetes, dan beberapa obat-obatan. Kebanyakan orang tidak memiliki gejala sampai pembuluh darah mereka hampir tertutup atau tersumbat. Beberapa orang mungkin memiliki timbunan lemak kecil di bawah kulit saat lipid sangat tinggi.

Bagaimana Kolesterol Tinggi Didiagnosis?

Kadar kolesterol dalam darah, HDL, LDL, dan trigliserida diukur. Tingkat yang disukai kurang dari 200 miligram per desiliter (mg / dl) untuk kolesterol, kurang dari 150 mg / dl untuk trigliserida, dan lebih dari 40 mg / dl untuk HDL. Tingkat LDL yang disarankan kurang dari 130 mg / dl untuk kebanyakan orang tapi jauh lebih rendah (kurang dari 70 mg / dl) bagi mereka yang menderita penyakit jantung dan diabetes.

Bagaimana Kolesterol Tinggi Diobati?


Diet adalah cara terbaik untuk mengurangi kadar lipid. Perubahan gaya hidup harus mengurangi konsumsi lemak jenuh hingga kurang dari 7% kalori dan kolesterol hingga kurang dari 200 mg / hari. Kehilangan berat badan, olahraga, dan menghindari merokok juga penting. Obat penurun lipid digunakan saat diet dan olahraga tidak cukup. Kelas utama obat meliputi statin, fibrat, asam nikotinat, dan asam lemak omega-3. Statin (misalnya, simvastatin) mengurangi produksi kolesterol dan LDL. Mereka efektif, biasanya ditoleransi dengan baik, dan lebih disukai untuk kadar kolesterol dan LDL yang lebih tinggi. Mereka dapat memiliki efek samping seperti nyeri otot dan kelainan hati. Fibrat (misalnya fenofibrate, gemfibrozil) membantu penghapusan VLDL namun memiliki efek kecil pada kolesterol. Asam nikotin membantu menurunkan kadar VLDL dan meningkatkan kadar HDL. Efek samping (gatal, pembilasan wajah, masalah hati) membatasi penggunaannya. Asam lemak omega-3 (suplemen minyak ikan over-the-counter) membantu pasien dengan kadar trigliserida tinggi, HDL rendah, dan kadar kolesterol sedang.

Lakukan dan jangan dalam Mengelola Kolesterol Tinggi:

LAKUKAN olahraga secara teratur.
LAKUKAN makan lebih banyak buah dan sayuran dan makanan berserat tinggi seperti dedak oat. Masak dengan minyak tinggi lemak tak jenuh ganda seperti safflower, bunga matahari, dan minyak jagung (asam lemak omega-6).
LAKUKAN makan ikan (minyak ikan mengandung asam lemak omega-3).
LAKUKAN berhenti merokok.
LAKUKAN menurunkan berat badan dengan mengubah diet Anda dan melakukan latihan aerobik seperti berjalan kaki, jogging, bersepeda, atau berenang. Olahraga minimal 30 menit sehari, 3 atau 4 hari seminggu.
JANGAN lupa untuk merawat kondisi medis lainnya.
JANGAN lupa minum obat biasa.
JANGAN ganti diet atau obat-obatan tanpa persetujuan dokter.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tumor jinak dan tumor ganas

Fungsi pakai kalung orgonite dan 10 titik refleksi untuk kesehatan